Ade berlibur di Jogja

Hai… sedang apa kamu di sana?

Oh iya kemarin aku tidak bisa bersapa denganmu karena kebetulan adeku Riri sedang main dan belajar di Jogja gitu deh… Kebetulan pada saat dia main ada pelatihan mengenai jurnalistik dari organisasi kampus yang aku ikut. Nama organisasinya itu Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Journal. Ya kerjaannya pura-pura jadi wartawan, terus bikin koran-koranan deh.

Kemarin pelatihan ini mulai dari jam 10 pagi sampe….. jam 3 pagi. Lah ngapain aja emang latihannya? Nah jadi pertama kita ngebahas bagaimana cara wawancara sama orang. Wah pasti ribet banget ya? Tapi sebenarnya tidak terlalu karena ada beberapa tips yang bisa digunakan sebagai solusi. Dan pastinya si Riri mumet karena dia sekarang masih kelas 2 SMA. Baca lebih lanjut

Nikahan Kawan

Hai de. Bagaimana kabarmu? Semoga segala rahmatnya selalu tercurah untukmu. Oh iya kemarin pas tanggal 23 Desember 2012 aku menghadiri nikahan kawanku di daerah Uweleri. Dari Jogja kira-kira dibutuhkan waktu tiga hingga empat jam menuju lokasi acara. Nah kebetulan kemarin banyak cerita seru loh….

Pas baru sampe perbatasan antara Jogja dan Jawa Tengah motor yang aku tumpangi ternyata ada masalah. Terpaksa berhenti deh… Habisnya motornya ngambek dan gak mau nyala lagi tuh. Berasa kaya anak  motor deh kita semua. Nyoba benahin motor sampe sekitar setengah jam. Motor sempet nyala, tapi pas udah rapi-rapi mau jalan lagi itu motor malah macet lagi. Duh… PHP (Pemberi Harapan Palsu) juga ya.. Baca lebih lanjut

Hadiah Kecil

Kapan terakhir kali kamu merindukan aku? Jika kau bertanya hal serupa kepadaku maka jawabnya sudah pasti, “setiap kali aku melihat handphone.” Mengapa bisa setiap aku melihat handphone akan teringat dengamu? Karena aku lakukan pertama kali adalah mengecek facebook. Apakah kau mengirim pesan padaku? Sedang apa kamu saat ini?

Berjumpa seakan menjadi hal paling aku inginkan saat ini. Bukan untuk menyentuhnya, ataupun memiliki lebih daripada Tuhan mencintainya dengan segala rahmat yang dititipkan padanya. Kecantikkannya, senyumnya, mata yang sipitnya, bahkan rambut panjang yang tergerai setiap saat. Ogh Tuhan semoga dia memang tercipta untuk menemaniku menikmati waktu. Baca lebih lanjut

Qais dan Laila

Alkisah, seorang kepala suku Bani Umar di Jazirah Arab memiliki segala macam yang diinginkan orang, kecuali satu hal bahwa ia tak punya seorang anakpun. Tabib-tabib di desa itu menganjurkan berbagai macam ramuan dan obat, tetapi tidak berhasil.

Ketika semua usaha tampak tak berhasil, istrinya menyarankan agar mereka berdua bersujud di hadapan Tuhan dan dengan tulus memohon kepada Allah swt memberikan anugerah kepada mereka berdua. “Mengapa tidak?” jawab sang kepala suku. “Kita telah mencoba berbagai macam cara. Mari, kita coba sekali lagi, tak ada ruginya.” Baca lebih lanjut

Aku Membalut Semua Dengan Kenangan

Kita sudah saling kenal cukup lama. Walaupun belum cukup lama untuk dapat saling mengenal satu sama lain. Kau bercerita tentang dirinya yang selalu mencampakkan segala kegelisahan. Hingga akhirnya kau memutuskan untuk bercerita pada kawan terdekatmu, aku.

Tawa dan canda selalu tersirat ketika kita berdua, hanya sebagai teman atau mungkin, entahlah. Romansa terukir berlahan dalam kertas yang seharusnya berisikan tentang perjalanan dua orang sahabat. Kini rasa yang lain tumbuh, namun kau masih menunggunya berubah. Dan aku masih menunggu rasa itu berubah. Baca lebih lanjut